Home >> Traveling

Ketemu Evangelist Mormon

Posted on: Thursday, April 13th, 2006 in: Story, Traveling

“Hai,” sapa dua orang pemuda berbaju jas necis ketika aku berjalan di belakang katedral Trento. Cahaya lampu jalanan cukup terang untuk memperlihatkan wajah mereka yang masih muda, kupikir usianya di bawahku.

“Hai,” jawabku. Aku terus berjalan bersisipan sambil terus menatap mereka.

“Can you speak in English?”

“Yes, I can.” Aku berhenti sejenak dan menghadapkan tubuhku ke arah mereka. Biasanya aku tak berminat berbicara dengan orang asing di jalan. Apalagi malam-malam sekitar jam 9 dengan perut keroncongan. Namun aku ingin tahu mengapa mereka bertanya begitu.

Poligami, Social Dinner, dan Vegetarian Food

Posted on: Thursday, April 13th, 2006 in: Story, Traveling

Babi dan Poligami

Mijail (baca Migoul) temanku dari Essex sangat ramah dan baik. Waktu makan siang, dia bilang mau bergabung dengaku. Ya aku oke saja, karena memang sendirian. Aku sengaja tidak ingin selalu bersama supervisorku atau teman dari Groningen. Biar dapat teman baru.

Waktu itu cuaca mendung, sedikit gerimis, dan dingin sekali. Aku malas cari restoran yang jauh. Akhirnya, untuk ketigakalinya aku ke restoran dekat tempat konferensi, Restoran Padevana.

Setelah membolak-balik daftar menu yang ada gambarnya, aku jatuhkan pilihan pada menu vegetarian. Salad dan jamur. Mau makan pizza lagi? Tidak deh. Sudah bosan. Mijail sendiri pesan menu daging. Aku bilang ke dia, sebenarnya aku bisa makan daging kambing atau sapi, tapi tidak babi.

Tutorial Mantap dan TKI

Posted on: Thursday, April 13th, 2006 in: Story, Traveling

Overview yang luar biasa

Satu-satunya tutorial yang aku akan ikuti, dan aku juga bayar untuk itu, adalah Ontology Learning from Text. Diberikan oleh Paul dan Phillipe dari DFKI Jerman. Riset tentang ontology, semantic web, dan segala yang berhubungan dengan ini memang sedang getol dilakukan di institusi mereka. Dan mereka termasuk salah satu yang terdepan dalam riset ini.

Apa yang bisa kukatakan tentang tutorial ini adalah: sangat terstruktur, lengkap, dan bermanfaat sekali bagiku. Itu yang penting. Mereka mengidentifikasikan lalu menstrukturkan proses pembuatan ontology melalui beberapa lapisan. Setiap lapisan dijelaskan dengan cukup jelas, dilengkapi referensi, dan implementasi (tools) yang merealisasikan layar tersebut.