READ MORE >>   Renungan.

Kulihat sayap tubuhku melayang menuruni lembah
Jiwaku seperti burung terbang terpejam di atas samudera biru
Pikiranku menyebar bersama udara
Diriku terbawa oleh cinta
Dan kubiarkan rindu menarikku

***

Aku senang sekali mendengarkan suara alam Kitaro ketika berjam-jam di depan layar kaca. Membuatku seperti sedang duduk merenung dipinggir sungai dekat hutan sebelah. Suara gemericik air, gesekan daun, tiupan angin, dan kepak sayap burung melingkupiku. Aku serasa sedang berkarya bersama alam.

Dan ketika tiba waktu untuk bersujud, kulepaskan terompahku. Kutinggalkan segala pikiran, harapan, gagasan. Kubiarkan semua luruh, hanya meninggalkan jiwa yang kurasakan sedang memasuki sebuah gerbang di langit ketujuh.

Di hadapan arsy, jiwaku mengulangi mi’raj seribu empat ratus tahun yang lalu. Kupanjatkan puji kepada Sang Pemilik Alam Semesta. Kesejahteraan, keselamatan, kesucian, semua milik Dia.

Dan Dia pun menyampaikan salamNya kepadaku. Jiwaku terasa dingin, sejuk, seperti angin semilir dari lembah memasuki jendela pagiku.

Kala aku
bersama ‘A Passage of Life’

  READ MORE >>   Renungan.


No Comments on “A Passage of Life”

You can track this conversation through its atom feed.

No one has commented on this entry yet.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>