READ MORE >>   Renungan, Wisdom.

dog-bark.gifJika anak-anak saya sudah mengetahui apa makna tanggung jawab, tahu mana yang benar dan mana yang salah, saya akan sampaikan cerita ini kepadanya. Biar tidak lupa, saya tulis dulu untuk bekal nanti.

Anakku, kamu tahu di Belanda banyak sekali orang memelihara anjing? Benar, setiap kali kita jalan-jalan, selalu kita bertemu dengan orang dan anjingnya. Mereka memelihara anjing karena mereka kesepian, mereka butuh teman. Di tempat lain, orang memelihara anjing untuk menjaga rumah. Kalau kamu melintasi sebuah rumah, mungkin kamu akan membaca tulisan “Awas Anjing Galak!” Itu artinya, si tuan rumah memberi tahu kamu, bahwa di balik pagar di dalam halaman rumah ada anjing yang siap menggonggong. Setiap ada orang yang mengintip atau sekedar lewat, anjing akan menggonggong.

Banyak orang yang memelihara anjing untuk menjaga rumahnya, berharap agar mereka bisa tidur dengan tenang. Mereka percayakan penjagaan rumahnya kepada binatang yang sangat tajam indra penciumannya ini. Mereka berharap bisa tidur dengan tenang, karena jangankan sampai ada orang yang masuk masuk ke rumah, baru lewat saja sudah akan digonggongi oleh anjing penjaga. Gonggongan akan semakin sering dan keras, ketika ada orang yang gerakannya mencurigakan. Akibatnya, si tuan rumah dan tetangga akan terjaga dari tidurnya. Hati mereka menjadi tidak tenang, karena merasa ada yang mengancam.

Ketika anjing lapar, dia akan menggonggong tuannya, minta makan. Apapun yang dikerjakan oleh tuannya tidak akan menyenangkan hatinya, kecuali jika tuannya mengambil ikan, tulang, atau daging untuk diberikan kepadanya. Jika sudah keyang, sang anjing akan tenang, namun selalu siap untuk menggongg lagi jika ada orang lewat. Begitulah, anjing diciptakan untuk makan dan menggonggong. Jika kita mempercayakan penjagaan rumah kepada anjing, maka kita akan disibukkan oleh memberi makan dan gonggongan.

Jika di setiap rumah yang saling berdekatan itu ada anjing penjaga, maka jangan heran jika ada satu anjing yang menggonggong maka anjing-anjing lain akan ikut menggonggong. Mereka akan sahut-sahutan membuat keributan. Bukan ketenangan yang akan didapatkan, malah ketegangan, kekhuatiran, dan kecurigaan.

Anakku, seperti ini jika kamu mempercayakan penjagaan rumah dirimu kepada nafsu dan pikiranmu. Mereka tidak akan pernah berhenti menyalak jika ada sesuatu yang dirasa bakal mengganggu dirimu. Mereka akan mengajakmu untuk curiga, tidak puas, khawatir, menyerang, membalas, dan selalu membuat keributan. Mereka juga tidak akan pernah membiarkan dirimu sedetik saja untuk tenang. Mereka akan selalu lapar, dan tidak akan tenang kecuali kamu sibuk mencari dan memberi makanan buat mereka. Alih-alih mereka akan membantumu, malah kamu yang akan selalu dibuat sibuk oleh rasa lapar dan lolongannya.

Oleh karena itu, anakku, jangan percayakan rumahmu kepada nafsu dan pikiranmu. Kau harus menyerahkan penjagaannya kepada Yang Membuat dirimu, kepada Dia yang menciptakan anjing-anjing itu, Dia yang menciptakan nafsu dan pikiranmu. Gantungkan dirimu hanya kepadaNya, dengan selalu membuka hatimu untuk menerima petunjuk yang Dia berikan dengan penuh cinta melalui segala sesuatu yang kau temui.

Kamu harus mengikat anjingmu dengan seksama dan teliti. Ikat di belakang rumah, jangan sampai lepas, jangan biarkan mereka menyalak dan mengganggu dirimu dan orang lain. Ikat nafsu dan pikiranmu, jangan sampai mereka yang menjagamu apalagi yang memimpin dirimu. Seperti ketika kamu sujud waktu sholat, pikiranmu berada lebih rendah dari hatimu. Pikiranmu menyentuh tanah, siap menjadi pengikut sang pemimpin, hatimu. Melalui hatimu itulah, anakku, Dia menyematkan cahaya DiriNya ke dalam dirimu. Bukalah hatimu, agar cahayaNya bisa menerobos ke luar, menerangi jalanmu, dan jalan orang-orang di sekitarmu.

Semoga Dia membuka kunci kebun hatimu, agar kamu memahami ini dan berjalan di atasnya, anakku. Cinta dan sayangku buatmu.

* saduran bebas dari Children Story.

  READ MORE >>   Renungan, Wisdom.


4 Comments on “Anjing yang selalu menyalak di dalam diri”

You can track this conversation through its atom feed.

  1. June 7th, 2007 at 9:00 am
    MR.NUNUSAKU says:

    Jika pikiranmu jernih hatimu akan jernih pulah, jika pikiranmu kotor maka hawa nafsumu akan kotor pula utk melakukan sesuatu yang tak dapat dikuasai oleh pikranmu yang kotor, disinilah terjadi malapetakah dalam hidupmu. lihat disekeliling lingkungan kita banyak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan karena,…karena hawa nafsu yang tak terkendali oleh pemikiran kotor stress dalam hidupnya untuk melakukan hal-hal yang menakutkan terhadap sesamanya: pembunuhan, perampokan, perkosaan, pembacokan karena hal yang sepeleh nyawa manusia dapat dibunuh,…karena stress pikiran tak terkontrol karena ekonomi hidupnya.

  2. Assalamu’alaikum..

    Mr Nunusaku, terimakasih komentarnya. Semoga Allah selalu membimbing kita.

    Pikiran sifatnya seperti kera. Apakah dia bisa jernih? Apa yang dimaksud dengan pikiran yang jernih?

    Seorang bijak berkata, “jangan pernah kau mengikuti kata-kata kera pikiranmu.” Karena pikiran tak pernah berhenti untuk mengacak-acak keikhlasan dan kejernihan.

    Kemudian beliau berkata, “cari Dia Yang Maha Bijaksana. Dia bisa kau jumpai melalui sebuah titik dalam dirimu, yaitu hatimu.”

  3. July 30th, 2009 at 10:10 pm
    Mr.Nunusaku says:

    Saya Nunusaku,mohon maaf yang sebesar2nya kepada seluruh umat Islam Diseluruh Dunia.
    Sebenarnya saya gembar gembor,menjelekkan Agama Islam Cuma pendapat sisi buruk & laknatnya saya.sungguh saya bersumpah,sebenarnya saya sangat mengagumi Islam,juga sangat meyakini kebenaran Agama Islam.
    Saya percaya seyakin2nya,Nabi Muhammad SAW,Adalah Manusia terbaik didunia,dan Agama Islam Adalah agama Yang saya yakini sampai saat ini.walau saya pake embel2 agama lain saat ini.
    Abaikan semua Perkataan buruk saya mengenai Agama Islam,karena saya yakin Islam Adalah Agama terbaik.
    Saya manusia yang bejad,laknat,semoga Allah SWT memberikan ampunannya pada Hamba.serta memberikan kekekalan Ayat2 Suci Al-Quran,serta Agama Islam Yang baik & kebenaran yang Hakiki.
    Hati Nurani Umat muslim,yang sebenarnya sangat meyakini Kebenaran ISLAM.
    Ini saya buat dengan sungguh2,bila suatu saat saya menyombongkan diri lagi & menghina Agama Islam jangan dipercaya & terkutuklah saya,karena kami yang menghina Agama Islam hanyalah Orang2 kafir yang iri atas kebesaran & kekuatan Agama ISLAM yang sangat kekal.
    Bila saya membuat tulisan/komentar lagi yang MENYANGKAL,tulisan komentar saya ini ABAIKAN itu hanya Provokasi Semata.
    Ingat saya hanya membuat suasana seru aja,biar banyak yang komentar.
    Tetapi Sejatinya Saya Sangat meyakini & mengagumi Agama ISLAM.
    ABAIKAN KOMENTAR SAYA YANG LAIN…
    ini yang sebenar2nya,dari hati nurani saya..
    Salam.

  4. November 18th, 2009 at 7:38 am
    Mr.Nunusaku says:

    tiada kata kamus untuk meminta maaf, karena islam dan nabi cabulnya perlu dilecehkan karena islam muncul membawa malapetakah dengan ayat-ayat wahyu setan dan muhammad adalah utusan setan dan perlu diprangi.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>